Showing posts with label fakta. Show all posts
Showing posts with label fakta. Show all posts

bukti kedahsyatan otak kanan

Mungkin Anda BERFIKIR anda adalah orang yg BODOH?
Mungkin anda berfikir anda adalah orang yang MISKIN yang Tidak pantas UNTUK sukses.. Mungkin anda BERFIKIR kalo orang yng HEBAT adalah HANYA orang yang KAYA.
.
Jika ANDA masih Punya TUHAN.. anda BISA SUKSES.. ANDA bisa MENJADI ORANG KAYA.. ANDA bisa MENDAPATKAN APA YANG ANDA INGINKAN.. dengan OTAK AK AnDA… mungkin anda berfikir saya sedang berbohng…!!!
saya akan buktikan kalau anda dengan OTAK KANAN anda Benar benara HEBAT.. dahsyat.. karena TUHAN tidak mungkin menciptakan sesuatu tanpa MANFAAT.!!! anda bisa SUKSES walaupun Anda BERASAL DARI ORANG MISKIN.. ini BUKTINYA…

Perhatikan GAMBAR DI BAWAH INI,. saya Akan memberitahukan KEKUATAN daya REKAM OTAK ANDA .. SIAP..!!!

saya MINTA tinggalkan saja HALAMn ini jika anda tidak MEMERLUKAN INFORMASI INI atau jika anda MERASA tidak PUNYA OTAK KANAN ^_^
Langkah-langkah :
  1.  coba anda perhatikan gambarnya dengan Jelas,.. pastikan dengan jelas.
  2.  apakah anda bisa melihat ada 4 titik diantara DUA Mata yg berbentuk LOVE…..! anda perhatikan Titik yg ke-dua dari Atas atau yg Ketiga dari bawah.. Faham..??
  3. anda tatap terus titik itu sambil mengatur nafas anda.. KONSENTRASI,.. atur nafas anda Perlahan lahan..!! tarik dan hembuskan..
  4. Selagi anda menatap TITIK hitam itu anda berhitung sampai hitungan ke-20
  5. pastikan anda benar-benar menatap titik yg kedua dari atas itu..!!!!
  6. jika sudah 20 detik, kemudian anda pejamkan mata anda.. dan bayangkan kembali titik tersebut.. sampai nanti ada bayangan berbentuk KOTAK-LONJONG-BULAT-dan menjadi sebuah bentuk wajah.. nanti akan tergambar dengan jelas.. sebuah sosok wajah.. TEBAK SAJA SENDIRI GAMBAR SIAPA..
  7. kemudian LIHAT ke TEMBOK sambil mata terbuka,.. tatap terus temboknya SAMBIL memenggil Titik tadi.. maka di tembok gambar itu akan muncul kembali dan SANGAT JELAS..
Slide SuperLearing-saha

Gambaran umum pasirtamiang


Letak Wilayah
Desa Pasirtamiang terletak di Wilayah Kabupaten Ciamis bagian utara dengan jarak tempuh lebih kurang 2 km dari Ibu Kota Kecamatan Cihaurbeuti 29 km dari Ibu Kota Kabupaten.
Desa Pasirtamiang terletak persis dibawah kaki Gunung Sawal dengan ketinggian lebih kurang 500 – 600 meter diatas permukaan laut.dengan curah hujan rata-rata 2000 m3 dengan suhu rata-tata antara 18 hingga 28 derajat celcius. Secara topografis wilayah Desa Pasirtamiang 90 persen miring ke barat sekitar 30-40 derajat celcius.
Demografi
Keadaan Wilayah
Wilayah Desa Pasirtamiang terdiri dari perbukitan,pegunungan, perkebunan, pesawahan dan pemukiman penduduk dengan topografi miring kebarat. Wilayah pegunungan merupakan hutan kayu  dan hutan rakyat yang banyak ditumbuhi kayu dan bambu sebagai salah satu produk hutan yang merupakan potensi  sumber daya alam yang belum dimanfaatkan secara maksimal.
Batas Wilayah
Desa Pasirtamiang berbatasan dengan :
Sebelah Utara        :  Desa Padamulya
Sebelah Timur       :  Gunung Sawal
Sebelah Selatan    :  Desa Cihaurbeuti
Sebelah Barat        : Sungai Citanduy (wilayah Kabupaten Ciamis)
Luas Wilayah
Luas wilayah Desa pasirtamiang lebih kurang 350 Ha, terdiri dari :
  • Pemukiman Penduduk
  • Sarana Pemerintahan
  • Sarana Pendidikan
  • Sarana Jalan
  • Sarana Peribadatan
  • Sarana Olah raga
  • Sarana Pemakaman Umum
  • Lahan Pertanian
  • Lahan Perikanan
           Hutan Rakyat
Pembangunan Kependudukan, Agama dan Sosial Budaya
Penduduk
Penduduk Desa Pasirtamiang terdiri dari :
Jumlah Kepala Keluarga
:
1.368  KK
Jumlah Jiwa
:
5.137  orang
Terdiri dari :
- Laki-laki
:
2.698  orang
- Perempuan
:
2.439  orang
Tingkat kepadatan penduduk rata-rata 1468 orang  /km2. Persebaran penduduk hampir merata disetiap dusun yang relative telah berkembang karena ketersediaan akses untuk mendapatkan pelayanan sesuai kebutuhan.
Laju pertumbuhan penduduk akhir-akhir ini relative rendah bila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, hal ini disebabkan upaya pengendalian pertumbuhan penduduk melaluui program Keluarga Berencana yang dilaksanakan melalui penurunan angka kelahiran dan menciptakan Norma Keluarga Kecil, Bahagia dan Sejahtera.
Agama
Masyarakat Desa Pasirtamiang seratus prosen penganut agama islam yang taat menjalankan syariat agamanya. Dalam rangka meningkatkan mental spiritual disetiap dusun terdapat majlis-majlis ta’lim dan pondok peantren yang dipimpin oleh para kiyai dan sesepuh agama. Pembangunan bidang agama diarahkan untukmeningkatkan pemahaman, penghayatan dan pengamalan agama dikalangan umat dalam kehidupan sehari-hari.
Jumlah sarana keagamaan menunjukan peningkatan yang signifikan, di Desa Pasirtamiang terdapat 6 buah Mesjid, 27 buah Mushola dan 3 buah Langgar.
Sosial Budaya
Pendidikan
Pembangunan bidang pendidikan diarahkan untuk meningkatkan kualitas dan kesempatan memperoleh pendidikan baik pendidikan formal maupun nonformal. Pendidikan formal dengan sasaaran menuntaskan Wajib Belajar 9 Tahun diharapkan dapat tercapai pada tahun 2011, sehingga tidak ada lagi anak usia sekolah yang tidak bersekolah.
Kesehatan
Serajat kesehatan masyarakat , kini menunjukan kondisi yang semakin baik walaupun masih relative rendah. Angka Harapan Hidup (AHH) cenderung semakin meningkat, sedangkan Angka Kematian Bayi (AKB), Angka Kematian Ibu (AKI) serta prevalensi gizi buruk bayi dab Balita cenderung menurun.
Pemberdayaan Masyarakat
Pembangunan sumber daya manusia perlu ditingkatkan lagi guna terwujudnya sumber daya manusia yang berkualitas mengingat pemberdayaan masyarakat merupakan hal penting dan strategis. Pembangunan SDM diarahkan untuk mewujudkan SDM yang memiliki motivasi,  berpengetahuan, berkemampuan, berkemauan untuk mengembangkan dirinya, serta mampu untuk hidup layak.
Keberdayaan masyarakat menunjukan kecenderungan meningkat, hal ini dapat dilihat dari beberapa indicator antara lain, keberdayaan perempuan, keberdayaan pemuda, tingkat partisipasimasyarakat dalam pembangunan dan peningkatan tarap kesejahteraan msyarakat.
Budaya
Keragaman budaya merupakan kekayaan yang tak ternilai, oleh karena itu pengembangan budaya local dilaksanakan dalam upaya pelestarian nilai-nilai luhur yang sesuai dengan norma agama, etika, dan moral. Sebagai refleksi dari pelestarian budaya dilakukan melalui pemeliharaan budaya, demikian pula dengan pembinaan yang berkaitan dengan seni tradisional berupa tarian, musik dan budaya tradisional lainnya.
Pembangunan kebudayaan diarahkan pada upaya pelestarian dan pengembangan budaya serta memperkokoh ketahanan budaya local terutama terhadapa penetrasi budaya luar yang kurang selaras dengan budaya setempat.
Pembangunan Perekonomian desa
Perkembangan Indikator
Perekonomian Desa Pasirtamiang mengalami pertumbuhan yang cukup baik, namun pertumbuhan yang cukup baik tersebut distribusinya masih belum merata. Hal ini dapat terlihat dari angka jumlah penduduk miskin dan pengangguran terbuka yang cenderung mengalami peningkatan.
Kegiatan unggulan perekonomian masyarakat Desa Pasirtamiang masih didominasi oleh sector pertanian, hal ini dapat dilihat berdasarkan lapangan usaha dimana sector pertanian memberikan kontribusi besar.
Tantangan pembangunan bidang perekonomian 5 tahun kedepan antara lain berkaitan dengan peningkatan pemanfaatan potensi perekonimian yang cukup besar untuk digunakan sebesar-beasarnya bagi kemakmuran masyarakat. Hal ini dapat dilakukan dengan penggalian potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia secara optimal, penerapan konsep perekonomian yang lebih terfokus dalam kerangkan pembangunan yang lebih komprehensif, terpadu dan terintegrasi serta berbasis pemberdayaan masyarakat.
Pertanian
Komoditas pertanian unggulan di desa pasirtamiang terdiri dari padi, palawija, sayuran, hasil perkebunan dan peternakan. pada umumnya produksi komoditas pertanian cenderung mengalami peningkatan sejalan dengan upaya pengembangan yang kian meningkat.
Produktivitas tanaman padi di desa pasirtamiang cukup baik, namun areal lahan yang tidak memadai ( jumlah penduduk tidak sesuai dengan jumlah lahan yang tersedia ) dalam mencukupi kebutuhan beras untuk masyarakat masih harus disuplai dari luar.
Untuk produksi palawija secara umum mengalami peningkatan sejalan dengan bertambahnya jumlah petani palawija.
Komoditas sayuran antara lain cabe merah mempunyai kualitas yang cukupbaik sehingga banyak diminati konsumen. namun produksi cabe merah belakangan ini mengalami kepakuman seiring terjadinya fluktuasi harga ke level bawah yang tidak menguntungkan petani.
Perikanan
Potensi perikanan budi daya air tawar di desa pasirtamiang cukup besar karena cukup tersedia sumber air untuk perikanan budi daya namun belum dapat dimanfaatkan secara optimal mengingat sumber daya manusia yang belum dimiliki. untuk pengembangan budi daya ikan air
tawar, kedepan perlu dilakukan peningkatan sumber daya manusia dan kesiapan financial yang cukup dalam rangka peningkatan produksi.
Peternakan
Peternakan memiliki potensi besar untuk dikembangkan di desa pasirtamiang, hal ini banyak ditunjang oleh sumber daya yang ada, baik sumber daya manusia maupun sumber daya alam.
Produksi peternakan sampai saat ini masih cukup baik antara lain dihasilkan dari ayam ras, ayam buras, domba, sapi dll.
Tantangan pembangunan bidang pertanian kedepan diantaranya semakin tinngginnya alih fungsi lahan produktif yang apabila tidak segera disikapi dengan bijaksana dapat mengancam ketahanan pangan desa. lainnya adalah perlu peningkatan daya saing produk-produk pertanian local sebagai upaya kompetitif terhadap produk-produk pertanian dari luar yang saat ini semakin gencar.
Perindustrian
Perkembangan industri di Desa Pasirtamiang menunjukan kondisi yang sedikit membaik dalam rangka mendukung perekonomian desa. Jenis industri yang dikembangkan adlah industri rumahan terutama yang berbahan baku hasil pertanian seperti pengolahan makanan olahan. Hasil industri tersebut telah dipasarkan sampai keluar daerah.
Kondisi Pemerintahan Desa
Dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan yang baik (good governance), pemerintah desa berupaya melakukan perbaikan pelayanan kepada masyarakat,sebagai regulator dan fasilitator menyusun peraturan perundangan yang memberi ruang yang cukup kepada  masyarakat untuk menumbuhkan kemandirian. Sedangkan dalam rangka fasilitasi, pemerintah desa membuka peluang dalam rangka perencanaan pembangunan yang bersifat partisipatif dengan menumbuhkan inisiatif masyarakat.
Tantangan dibidang penyelenggaraan pemerintahan adalah mewujudkan pemerintahan yang baik dalam manajemen pemerintahan di Desa Pasirtamiang . Peningkatan pelayanan public dan kinerja pemerintah yang efektif, efisien, kredibel dan akuntabel sesuai standar yang ditetapkan menjadi tuntutan untuk diaktualisasikan.
Keselarasan antara lembaga-lembaga yang ada di desa menjadikan pelaksanaan kegiatan pembangunan semakin sinergis dan terarah, hal dapat ini dapat memotivasi semangat partisipasi masyarakat dalam membangun.
Pembagian Wilayah
Wilayah Desa Pasirtamiang dibagi menjadi 6 (enam) wilayah administrasi (dusun) yang setiap wilayah dikepalai oleh perangkat desa dari unsur wilayah dan terdiri dari 6 (enam) Rukun Warga dan 34 (tiga puluh empat) Rukun Tetangga,  diantaranya :
Dusun Pasirlandak terdiri dari 1 RW dan 4 RT
Dusun Cigorowong terdiri dari 1 RW dan 4 RT
Dusun Kertasari terdiri dari 1 RW dan 7 RT
Dusun Cijoho terdiri dari 1 RW dan 6 RT
Dusun Pasirtamiang Landeuh terdiri dari 1 RW dan 8 RT
Dusun Pasirtamiang Tonggoh terdiri dari 1 RW dan 5 RT
Struktur Organisasi Pemerintah Desa
Organisasi Pemerintah Desa terdiri dari :
1 orang Kepala Desa
1 orang Sekretaris Desa
1 orang Kepala Urusan Umum
1 orang Kepala Urusan Keuangan
1 orang Kepala Seksi Pemerintahan Ketentraman dan Ketertiban
1 orang  Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan
1 orang Kepala Seksi Kesejahteraan dan Pemberdayaan Masyarakat

sejarah pasirtamiang

Hingga akhir abad ke 18 daerah ini masih merupakan belantara hijau yang subur dengan beraneka tumbuhan khas yang jarang ditemukan didaearah lain, diantaranya tumbuhan bambu bitung, Awi tali, awi temen, haur, gombong,awi buluh dan awi tamiang ( dalam bahasa sunda ). Bambu tamianng paling banyak tumbuh di daerah ini yakni jenis bambu berukuran kecil beruas panjanng serta tipis yang sekarang manjadi bahan baku pembuatan alat musik seruling. Kala itu sesekali suka ada orang yang datang untuk berburu atau mengambil hasil hutan seperti damar, rotan jamur dan sebagainya. Pada abad ke 18 seorang yang biasa datang mengambil hasil hutan menemukan suatu lembah subur dibawah bukit yang banyak ditumbuhi awi tamiang dan banyak terdapat mata air lalu tertarik untuk mencoba membuka daerah tersebut untuk dijadikan lahan pertanian, ia bernama Ngabui Nanggamerta yang berasal dari daerah Sukapura (Tasikmalaya sekarang) dan sejak saat itu beliau bertani dan menetap di daerah itu hingga beranak pinak dan beliau menamakan daerah tersebut dengan sebutan Pasirtamiang . Pasir dalam bahasa sunda berarti bukit dan “ tamiang “ adalah sejenis bambu kecil sebagai bahan baku pembuatan alat musik seruling. Sejak saat itu Ngabui Nanggamerta tinggal didaerah itu dan bekerja bercocok tanam dengan menjual hasil ladangnya ke Sukapura sekaligus membelli kebutuhan bahan pokok sehari-hari. Karena sering berkunjung ke Sukapura beliau banyak berkenalan dengan masyarakat setempat dan diantaranya ada orang yang turut bersama untuk mengikluti jejaknya, antara lain seorang bernama Dayung yang pada akhirnya beliau mengelola daerah dan bermukim di daerah disekitar pinggir sungai cijoho hingga akhir hayatnya dan sampai sat ini kampung tersebut dinamakan “ cijoho ” sesuai dengan nama sungai yang mengalir dipinggiran kampung tersebut.(sungai ini dinamakan cijoho karena didaerah hulu/sumber air sungai itu banyak ditumbuhi pohon “ joho “. Bapak Dayung ( pelopor/perintis kampung Cijoho ) dimakamkan di buklit Kadongdong sebelah timur kampung Cijoho yang hingga kini populer dengan panggilan “ Mbah Dayunng “ dan Ngabui Nanggamerta dimakamkan di Pasirpininng, sebuah bukit disebelah selatan kampung Pasirtamiang. Kemudian datang pula seorang ahli pembuat perkakas pertanian bernama Loma Bangsa berasal dari daerah Panawangan hingga akhir hayat dan dimakamkan di Dalem, sekarang Makam Dalem dekat Balai Desa Pasirtamiang dengan panggilan Mbah Loma Bangsa. Masih dalam kurun waktu itu juga datang seorang Cirebon bekas prajurit maaram yang enggan kembali ke susuhunan Mataram bernama Singa Ronce kemudian Adi Kasan seorang ulama masih keluarga Mbah Loma Bangsa sebagai perajin panday besi di kampung cigororwong sebelah barat kampung Pasirtamiang . Dinamakan Cigorowong, karena didaerah itu terdapat mata air yang keluar dari sebuah goa ( gorowong, bahasa sunda) Adi Kasan tinggal/bermikim dan wafat di kampung Pasirlandak (sebuah bukit yang banyak dihuni oleh binatang bernama landak) hingga sekarang dinamakan Pasirlandak yang bersebelahan dengan kampung Cigorowong dan dimakamkan di Bungur (sekarang menjadi areal pemakaman umum ditepi sungai Citanduy) sedangkan Singa Ronce dimakamkan di makam Dalem bersama Mbah Loma Bangsa dengan panggilan Mbah Singa Ronce. Kini nama Singa Ronce digunakan menjadi nama club-club olah raga di Desa Pasirtamiang. Selain makam Mbah Loma Bangsa dan Mbah Singa Ronce yang dimakamkan di makam Dalem terapat pula makam Mbah Dalem Mangkubumi yang menyusul mempelopori pembangunan pemukiman di Pasirtamiang dan hingga kini mendapat sebutan Mbah Dalem Mangkubumi. Pada pertengahan abad ke – 19 Pemerintah Hindia Belanda sedang giat-giatnya melaksanakan Tanam Paksa, didaerah Priangan diwajibkan menanam Kopi. “Di Kabupaten Galuh (Ciamis sekarang) pada waktu itu dipimpin oleh Kanjeng Prabu R.A.A. Kusumaningrat (1839 – 1886) diwajibkan menanam Kopi dan Indigo (Nilam)”, (Dadan Wildan, dkk, 2005 : 120). Demikian pula di daerah Pasirtamiang masyarakat desa diwajibkan menanam Kopi dan Indigo di kebun-kebunnya. Tanaman ini sebagai bhahan ekspor yang sangat penting demi kekpentingan pemerintah Hindia Belanda. Untuk lebih efektip dan efisien dalam penyebaran dan pemungutan hasil panennya maka dibentuklah satuan-satuan pemerintahan yang kecil didaerah yang belum tertata yaitu desa-desa. Didaerah yang sekarang menjadi Desa Pasirtamiang dibentuk desa Pasirtamiang yang meliputi pemukiman Pasirtamiang, Cogoeowong, dan Desa Cijoho yang meliputi pemukiman Cijoho dan Pasirlandak hal ini terjadi pada tahun 1850. Di Desa Pasirtamiang dipimpin oleh Kuwu Indrapraja (1850 – 1863) kelahiran Pagerageung sedangkan di Desa Cijoho dipimpin oleh Kuwu Antawijaya (1850-1866). Kuwu Antawijaya terkenal dengan nama Kuwu Gede. Kuwu Indrapraja di Desa Pasirtamiang diganti oleh anaknya Astapraja (1865 – 1880) dan Kuwu Antawijaya di Desa Cijoho diganti oleh Haji Safi’I (1866 – 1880). Pada masa pemerintahan kedua Kuwu ini sudah ada jalan Pos dari Sindangkasih sampai Panjalu melalui Cihaurbeuti dan Panumbangan. Dikatakan Jalan Pos karena disepanjang jalan tersebut ada pos-pos seperti Sindangkasih, Cijulan, Cihaurbeuti, Panumbangan, Warudoyong yang dijaga oleh masyarakat secara bergiliran. Tugasnya mengantarkan orang sakit yang perlu dipindahkan dengan cara diusung (digotong : sunda). Di Pasirtamiang dan Cijoho dibuat jalan desa yang menghubungkan antar pemukiman, seperti dari Cijoho ke Pasirlandak sampai jalan Pos, dari Pasirtamiang ke Cigorowong sampai ke jalan Pos. Pada tahun 1880 Ddesa Pasirtamiang dan Cijoho disatukan menjadi satu desa yaitu Desa Pasirtamiang dengan pusat pemerintahannya di pemukiman Pasirlandak. Desa Pasirtamiang yang baru terdiri dari tiga kampung , yakni Kampung Pasirtamiang, Kampung Cijoho dan Kampung Pasirlandak yang merupakan penyatuan dari pemukiman Pasirlandak dan Cigorowong. Desa ini dipimpin oleh Kuwu Haji Masur (1880 – 1905), saudaranya Kuwu Astapraja anak Kuwu Indrapraja. Pada pemerintahan Kuwu Haji Mansur pembuatan sawah lebih ditingkatkan dan Pamong Desa dengan sawah selama masa jabatannya. Denah Desa disesuaikan dengan denah Kabupaten yang menginduk kepada Denah Kesultanan Cirebon, sebab waktu itu Kabupaten Ciamis bagian Utara termasuk wilayah Keresidenan Cirebon, Sehingga Struktur Pemerintahan Desa pun seperti di Daerah Cirebon dengan gajinya sawah bengkok.
SUmber tulisan di salin ti blog dulur

pasirtamiang

Mangrupakeun hiji pedesaan anu ayana di wewengkon kacamatan cihaurbeuti kabupaten ciamis jawa barat (Indonesia)
Asal usul pasirtamiang
Tiap tiap ngaran pasti ngabogaan sajarah masing masing, kitu oge sarua halna ngaran  pasirtamiang, upami di tilik tina sajarah asal muasalna, ngaran pasirtamiang ngarupakeun gabungan tina dua ngaran nyaeta “pasir” jeung “taming”.
Anu tiap tiap ngaran tadi boga harti masing masing, ngaran “pasir” di cokot tina basa sunda anu hartina “leuweung leutik” atawa bagean leuweung anu deukeut jeung tempat cicing manusa.  ngaran “tamiang” di cokot tina ngaran tangkal awi anu waktu harita aya di tempat eta (pasir).  Jadi lamun di hartikeun sacara kaayaan dina jaman harita , “pasirtamiang” ngandung harti “tempat anu loba tangkal awi tamiang”.
Tapi aya oge anu ngahartikeun “pasirtamiang” teh ngarupakeun gabungan tina ngaran “Pasirta” jeung “miang” anu hartina “pasirta” ngandung harti  peserta atawa anggota,  “miang” hartina indit. Jadi harti pasirtamiang lamun nurutkeun versi anu kadua nyaeta, “peserta anu miang”. Bisa di buktikeun ku lobana anggota atawa jalema anu miang (indit / ngalalana / kaluar) neangan pakasaban ka daerah luar pasirtamiang. Ngan harti anu kadua lain dicokot tina asal muasal ngaran, tapi docokot tina basa kirata (di kira-kira tapi nyata).
Leupas tina harti anu asal, pasirtamiang ngarupakeun hiji ngaran padesaan anu ayana di kacamatan cihaurbeuti (sakumaha anu tos di tulis dina tulisan bubuka). “DESA PASIRTAMIANG” mungkin ngaran eta anu aya dina emutan. 

Desa pasirtamiang
Upami di tingal tina sajarah ngaran na, pasirtamiang ngarupakeun hiji tempat anu langka di saba ku manusa kumargi kaayaan nana di sisi leuweung. Tapi sajalan jeung jaman, lambat laun pasirtamiang jadi hiji padesaan anu dibagi jadi 6 (genep) perkampungan.
Diantarana:

1.       Kampung pasirtamiang tonggoh
2.       Kampung Pasirtamiang Landeuh
3.       Kampung Cijoho
4.       Kampung Kertasari
5.       Kampung Pasirlandak
6.       Kampung Cigorowong

Anu masing masing ngaran ngabogann sajarah.
·         1. Pasirtamiang tonggoh
Katerangan masih di pilari…..

·         2. Pasirtamiang landeuh
Ngarupakeun hiji tempat atawa wilayah anu aya di desa pasirtamiang, lamun nurutkeun sajarah, pasirtamiang landeuh ngarupakeun pecahan kampung. Sabab di desa pasirtamiang asalna ngan aya 5 (lima) kampung, mungkin kusabab lobana anggota atawa tambahan penduduk  tiap taunna, maka dina taun 1993 kampung pasirtamiang di bagi jadi 2 (dua) bagian. Nyaeta bagian tonggoh jeung landeuh.
Pasirtamiang lendeuh ngabogaan 3 (tilu) belah, nyaeta (1) beulah kaler atawa biasa di sebut “kondang” (2) beulah tengah (3) Beulah kidul biasa di sebut “babakan” tins 3 (tilu Beulah eta ngabogaan 8 (dalapan) Rt (rukun tetangga) anu tiap tiap Rt di bates ku solokan jeung satiap Rt ngabogaan kurang leuwih 20 Kepala keluarga. Lamun tina satiap kepala keluarga aya 5 (lima) urang, maka bisa di perkirakeun warga anu aya di kampung pasirtamiang landeuh kurang lewih 8 x 20 x 5 = 800 (dalapan ratus warga) tapi ieu mah itungan sacara perkiraan wungkul. Kangge bukti anu nyata na mah mungkin Pak lurah anu langkung uninga.
Oh iya ampe lupa,,,, Dugi ka taun ayeuna (2011) kampung pasirtamiang landeuh tos ganti 2 x Bpk lurah (setelah di pecah) anu kaleresan dina taun ayeuna di kokolotanan ku Bpk Lurah Ade. (jadi inget lagu kang doel sumbang...) salam baktos ka Bpk lurah…. 

·         3. Cijoho
      Katerangan masih di pilari…..
·         4. Kertasari
      Katerangan masih di pilari…..

·         5. Pasirlandak
      Katerangan masih di pilari…..

·         6. Cigorowong
  
      Katerangan masih di pilari…..


Katerangan di luhur di tulis ku ade kamal mustopa (warga pasirtamiang landeuh),  upami aya anu langkung uninga kana sajarah pasirtamiang, diantos kintunan serat na ka E-mail kamal_mustfa@yahoo.co.id

Kata Peneliti Ini, Kepribadian Otak Kanan-Otak Kiri itu Cuma Mitos

Jakarta, Selama ini yang kita tahu setiap orang cenderung lebih sering menggunakan salah satu sisi otaknya dibandingkan yang lain. Hal ini membuat mereka terbagi ke dalam dua kepribadian; kepribadian otak kiri dan otak kanan. Tapi ternyata sebuah studi baru mengatakan klaim ini hanyalah mitos belaka. Si pemilik 'otak kiri' dikatakan lebih logis, analitis serta pemikir yang cenderung berorientasi pada detail, sedangkan si empunya 'otak kanan' dianggap lebih kreatif, bijak tapi sekaligus subyektif. Dengan menggunakan magnetic resonance imaging (MRI), tim peneliti dari AS ini berupaya menyanggah klaim bahwa karakteristik setiap orang cenderung bergantung pada salah satu sisi otak. Peneliti pun memindai otak 1.011 partisipan berusia 7-29 tahun untuk mengukur 'lateralisasi fungsi' otaknya, yaitu proses spesifik yang berlangsung di masing-masing sisi otak dan menentukan kecenderungan fungsi kognitif seseorang, apakah didominasi oleh sisi kanan atau kiri. Kemudian setelah mengamati koneksi jaringan otak masing-masing partisipan, peneliti pun menyimpulkan tak ada bukti yang mengindikasikan bahwa otak partisipan terlihat lebih kuat di salah satu sisi, baik itu kanan maupun kiri. "Sejumlah fungsi otak memang terjadi di salah satu sisi. Bahasa cenderung diatur otak kiri, sedangkan pusat perhatian ada di sisi kanan. Namun tak ada kecenderungan seseorang memiliki jaringan otak yang lebih kuat di otak sisi kiri atau otak kanannya," tandas ketua tim peneliti, Dr. Jeff Anderson seperti dilansir Foxnews, Selasa (20/8/2013). Peneliti juga mengatakan meski karakteristik tertentu bisa jadi dikaitkan dengan fungsi otak kiri atau kanan, tapi bukan berarti otak mereka beroperasi dengan cara yang berbeda. "Kami hanya tidak melihat adanya pola dimana jaringan otak kiri lebih terkoneksi atau jaringan otak kanan yang lebih terhubung pada orang-orang tertentu," timpal peneliti lain, Jared Nielsen yang juga mahasiswa jurusan neurosains dari University of Utah. "Bahkan bisa jadi sebenarnya karakteristik tertentu yang dimiliki seseorang itu tak ada hubungannya dengan salah satu sisi otak yang lebih aktif, lebih kuat atau lebih terkoneksi," pungkasnya. Studi ini telah dipublikasikan dalam jurnal PLOS ONE. sumber diambil dari sini

Pengobatan Kanker Rumah Sakit Modern

      Baru-baru ini, konsorsium wartawan dari Filipina dan negara-negara lain mengunjungi Modern Cancer Hospital Guangzhou. Salah satu dari mereka adalah media yang berotoritatif utama dari World Journal, Bintang Filipina
  7 tahun terakhir ini, Modern Cancer Hospital Guangzhou berpegang pada slogan 'people-oriented dan pengobatan tanpa batas' Kami juga tidak takut untuk mengambil resiko. Di Filipina kami telah membuka kanker pusat konsultasi, penerimaan pasien yang dokternya sudah menyerah.
  Intergrative medicine dan minimal invasif adalah teknologi yang kami bawakan untuk pengobatan kanker terkini. Kombinasi pengobatan tradisional cina dan pengobatan barat bisa menjadi kombinasi yang sempurna untuk mengobati kanker. Juga dengan pengobatan minimal invasif, dapat mengurangi trauma dan memaksimumkan efek pengobatan.
  Dari Filipina, sudah banyak pasien yang datang ke Modern Cancer Hospital Guangzhou untuk berobat. Rumah sakit kami sudah mendapatkan banyak pujian dari negara-negara seperti Filipina, Indonesia, Vietnam dan Bangladesh. Maka dari itu sudah banyak perhatian media yang datang untuk mencari tahu lebih lanjut tentang metode minimal invasif. Ini juga salah satu alasan untuk datangnya para reporter ke China.
  Eksplorasi: teknik diagnostik dan terapi unik rumah sakit modern hospital
  Kunjungan dari 18 anggota senior dari media Filipina, mereka sangat tertarik di Modern Cancer Hospital Guangzhou. Beberapa tahun terakhir ini, banyak kisah sukses tentang rumah sakit kami yang dipublikasikan di koran, dipuji oleh media dari dalam dan luar negeri. Terutama teknik diagnostik dan terapi unik kami, yaitu, metode intergrative medicine dan minimal invasif.
  Ahli terkemuka untuk metode pengobatan minimal invasif, Dr. Peng XiaoChi menerima wawancara reporter dari Filipina. Beliau adalah lulusan dari ZhongShan Medical University lalu beliau belajar lagi ke Kanada. Setelah kembali ke Cina, beliau aktif melakukan penelitian tentang kanker dan kerja klinis. Selama bertahun-tahun, Dr.Peng aktif berpartisipasi dalam pertukaran akademis nasional maupun internasional, untuk memperkuat pengalaman.
  
  Lacak: Pengobatan Cina dapat meringankan gejala tumor ganas
  Pengobatan Cina di Cina sudah ada beribu-ribu tahun. Pengobatan yang menggunakan obat-obatan herbal Cina. Banyak penelitian, produksi dan development untuk pengobatan kanker dengan menggunakan obat herbal Cina. Penelitian yang di lakukan berbagai ahli medis untuk pengobatan kanker. Yang perlu diingat adalah kanker ada di berbagai lokasi, komplikasi, macam-macam kankernya, dll. Mereka sudah berhasil mengembangkan beberapa series pengobatan, yang dapat di gunakan secara oral, infus. Dan ini bisa sangat efektif untuk menghambat pertumbuhan sel tumornya, dan menambah kekebalan tubuh. Juga dapat dikombinasikan dengan Traditional Chinese diet. ini dapat membantu untuk mencegah kanker. Metodenya dengan menkombinasikan makanan dan obat-obat2an, dengan menggunakan tekni Chinese cooking. Cara ini tidak hanya enak di makan, juga sehat. Di rumah sakit kami akan ada ahli yang dapat memberitahukan cara-cara ini.
  Inovasi: "metode minimal invasif dan intergrative medicine" kombinasi pengobatan kanker menjadi perintis dunia
  Modern Cancer Hospital Guangzhou menkombinasikan pengobatan Cina dan barat untuk meningkatkan efektifitas pengobatan kanker. Metode minimal invasif sekarang sudah menjadi metode terbaru di era jaman sekarang. Teknik atau metode yang digunakan adalah interventional embolization, radiation seed implantation, immunotherapy, ar-he knife, dll. Kami juga menggunakan peralatan diagnostik terbaru, seperti PET scan, CT scan, DSA, Cryocare, dll. Keuntungan dengan menggunakan metode minimal invasif adalah pemulihan yang cepat, penghancuran tumor secara lokal (jadi tidak mengganggu sel-sel sehat lainnya), mencegah over-treatment, mengurangi sakit, memperpanjang hidup pasien, dan meningkatkan kualitas hidup pasien.
  Setelah mendengarkan introduction tentang metode minimal invasif yang disampaikan oleh Dr.Peng, para reporter lalu diajak untuk menyaksikan implantasi radiopartikel seed dan cryosurgery. Mereka menyaksikan teknik yang luar biasa, yang dilakukan oleh para ahli di rumah sakit modern cancer guangzhou. Prosesnya berjalan baik dan sesuai dengan rencana.
  Dr.Peng juga menunjukan bahwa rumah sakit modern cancer guangzhou sangat berkomitmen untuk menawarkan teknologi pengobatan yang terbaik dan terbaru bagi para pasiennya. Untuk mengurangi penderitaan dan memberi harapan bagi para pasien. Kami ingin memberikan kontribusi terhadap manusia untuk melawan kanker!

tentang cabe aida

cabe ini terbuat dari cabe pilihan 100% cabe segar yang beru di petik. yang kemudian dikering kan secara tradisional sehingga aromanya tidak berubah.cabe ini tidak mengandung bahan pengawet atau zat pewrna lainnya. cabe ini cocok digunakan untuk 1 mie baso 2 kupat tahu 3 bubur ayam 4 baso tahu 5 lengko 6 soto 7 sate 8 dan lain sebagainya

Tips Memilih Sofa

Pemilihan sofa merupakan hal yang cukup penting dalam mendesign suatu ruangan, karena apabila pemilihan model dan warnanya serasi maka akan memberikan kenyamanan pada pengguna ruanganitu sendiri.
Dalam memilih sofa, ada beberapa kriteria yang perlu dipertimbangkan antara lain :
MODEL SOFA
Model merupakan hal utama yang pertama kali dilihat, dalam memilih model perlu dipertimbangkan tema ruangan yang ada dengan model sofa yang akan dipilih. Misalnya tema ruangan minimalis modern akan terlihat cocok dengan sofa yang berkesan minimalis modern juga. Apabila rumah Anda besar maka perlu dipertimbangkan pula untuk pemilihan model sofa yang besar pula, sedangkan untuk ruangan yang sempit / terbatas, maka pemilihan model sofa sebaiknya yang simple dan jumlah yang sedikit misalnya sofa dengan set 2-1-1 seater.
Model sofa juga perlu disesuaikan dengan fungsinya, misalnya untuk ruang meeting, gunakanlah sofa dengan model yang formal. Sedangkan untuk bersantai menonton TV maka dapat digunakan Sofa 2 seater / 3 seater, dapat pula dengan menggunakan sofabed yang dudukannya dapat dibuka sehingga dapat dipakai untuk bersantai. Penggunaan model sofa letter L juga dapat difungsikan untuk ruang santai.
Pemilihan sofa dari segi model juga berlaku pula untuk warna, pilihlah warna yang sesuai dengan warna / tema ruangan Anda, dan aturlah kekontrasannya. Contoh : Ruangan dengan warna tembok Krem maka gunakanlah sofa yang berwarna coklat maka akan terlihat lebih kontras.
KUALITAS
Pilihlah sofa dengan kualitas yang baik dari segi kenyamanan dan daya tahan. Dalam menentukan kualitas sofa, dapat dilihat dari:
  1. Kualitas busa yang digunakan. (Busa yang bagus dapat bertahan lebih dari 5 tahun bahkan mencapai 10 tahun tidak kempes)
  2. Kerapihan jahitan
  3. Rangka yang digunakan. Penggunaan kayu oven akan memperpanjang umur sofa, karena tahan terhadap rayap.
  4. Upholstery / Cover. Kunci keindahan sofa terletak pada upholstery yang digunakan, cermatlah dalam memilih bahan upholstery. Bahan dari kain banyak alternatif sehingga akan terlihat lebih indah. Sedangkan bahan dari Oscar / kulit sintetis lebih cocok untuk pemakaian formal.
HARGA
Merupakan faktor yang paling penting dalam memilih sofa, pilihlah sofa yang sesuai dengan budget Anda. Semakin bagus kualitas sofa maka harga tentu akan semakin mahal. Jangan tertipu dengan sofa yang berharga sangat murah, karena pasti terbuat dari bahan-bahan yang murah pula. Cermatlah dalam memilih karena sofa akan menemani Anda beberapa tahun mendatang, bersama keluarga Anda tercinta.

sangkuriang kaberangan




Ku DHIPA GALUH PURBA
DI Tatar Parahyangan ngadeg hiji karajaan anu subur makmur kerta raharja,  keceluk ka kadang éwu, kakoncara  ka janaperia. Éstuning gemah ripah loh jinawi téh sanés saukur mamanis. Demi anu janten papayung agungna taya sanés Prabu Sungging Perbangkara, hiji prabu nu gaduh kalanggenan moro sabangsaning sasatoan leuweung. Saban kangjeng prabu moro, sok disarengan ku anjing kukutanana anu satia, katelahna si Tumang.
Sakali waktos, basa Kanjeng Prabu nuju moro, dadak sakala sasatoan lir anu tilem, taya hiji-hiji acan. Padahal Kanjeng Prabu hoyong kénging uncal. Tangtos baé hanjeluna mah. Namung dina kaayaan kuciwa,  Kanjeng Prabu ngaranjug kalayan reuwas kareureuhnakeun. Pangna kitu, si Tumang  nuduhkeun hiji orok istri anu ngagolér dina amparan jukut.
Kawitna mémang reuwas. Namung sabada ningal orok nu sakitu lucuna, manah Kanjeng Prabu janten dilimpudan ku rasa bingah. Tangtos ana kituna mah, kumargi salami éta Kanjeng Prabu teu acan dikersakeun kagungan putra istri. Singketna carios, éta orok téh dirorok, diangken putra nyalira, kalayan dinamian Putri Dayang Sumbi. 
Lumangsungna mangsa nu nyérélék kalawan ébréh, teu karaos nganteurkeun tangtungan Dayang Sumbi dugi ka ngajénggélék jadi hiji putri nu méh manjing sawawa. Geulis kawanti, éndah kabina-bina, kalayan dirojong ku pinter sareng singer. Hanjakalna Dayang Sumbi rada ogo, sanaos henteu kaleuleuwihi. Prah baé minangka hiji istri anu nuju mangkat déwasa.
Dina hiji waktos, Dayang Sumbi nuju ninun di tepas karaton. Rupina Dayang Sumbi capé ngaraos leuleus. Toropang (paranti ngagolongan bola) murag.  Kumargi leuleus téa, Dayang Sumbi ngaraos wegah kanggo nyandak. Dayang Sumbi kalah jangji dina lebeting manahna, sing saha  baé nu  kersa mangnyandakkeun gulungan téa, mangka anjeunna baris jadi carogéna. 
Teu lami, si Tumang mucunghul. Kumargi anjing anu tos kalatih téa, si Tumang hideng mangnyandakkeun toropong, ku cara digégél. Tangtos baé Dayang Sumbi henteu jalir kana jangji, henteu cidra kana kanyataan. Dayang Sumbi nikah sareng si Tumang.
Dayang Sumbi anu nyorang rumah tangga sareng si Tumang, antukna dipaparin putra pameget nu kasép bawana ngajadi. Demi éta putrana téh dinamian Sangkuriang. Iwal ti hadé gogog, hadé tagog téh, Sangkuriang katelah minangka hiji murangkalih anu calakan tur lébar wawanén.
Kalangenan  Sangkuriang  ogé taya sanés moro sasatoan. Teu bénten sareng kanjeng Prabu, Sangkuring sok disarengan ku  si Tumang. Hanjakal pisan, dina hiji mangsa Sangkuriang ngaraos handeueul kumargi henteu beubeunangan. Mangkaning tos kedal jangji ka Dayang Sumbi, baris ngintun daging uncal. Antukna Sangkuriang kapoékan tug dugi ka maéhan si Tumang. Haténa dikeureut, saterasna disanggakeun ka Dayang Sumbi.
Tangtos baé Dayangsumbi ngaraos bendu, basa tos uninga sagala rupina. Antukna  Dayangsumbi ogé kapoékan manah, amarahna muncak dugi ka  nakol mastaka Sangkuriang ku céntong. Ti harita, Sangkuriang ngejat tur lunta ngantunkeun Dayang Sumbi.
Sabada Sangkuriang lunta mah,  Dayangsumbi nembé sadar kalayan ngaraos kaduhung. Dayang Sumbi neneda ka ka Hyang Tunggal, supados ditepangkeun deui sareng putrana. Ari anu dipikasonona mah nuju apruk-aprukan, ngumbara ka alak paul, ngalap rupaning paélmuan. Sangkuriang ngajénggélék jadi hiji nonoman nu jangkung luhur, simbar dada. Kasakténna méh taya nu ngungkulan. Sabangsaning siluman taluk ka Sangkuriang, kalebet siluman sakti manggulang-mangguling nu katelah  Guriang Tujuh.  
Di satengahing lalampahanana, cunduk waktu ninggang mangsa, Sangkuriang patepung lawung sareng Dayang Sumbi. Hanjakal pisan Sangkuriang henteu uningaeun yén Dayang Sumbi téh ibuna, margi kapisahkeun ku waktos nu sakitu lamina. Iwal ti éta, basa Sangkuriang ditakol ku céntong, ngadadak ilang émutanana.
Sangkuriang katarik ati kapentang asmara ku Dayang Sumbi. Ngawitanna mah Dayang Sumbi ogé sami kaeuteupan ku rasa cinta ka Sangkuriang. Namung saparantos sadar kana kaayaan nu saleresna, Dayang Sumbi satékah polah nyadarkeun putrana, da tos yakin yén Sangkuriang téh mémang putrana. Pangna kitu, Dayang Sumbi mendakan tilas raheut dina mastaka Sangkuriang. 
Sangkuriang henteu percanten ka Dayang Sumbi. Sangkuriang neugtreug hoyong nikah sareng Dayang Sumbi. Antukna Dayang Sumbi nyiar tarékah pikeun mugagkeun kahoyong Sangkuriang. Dayang Sumbi ngajukeun dua sarat ka Sangkuriang, nyatana Sangkuriang  kedah ngadamel parahu nu ukuranana badag. Sarat kaduana, Sangkuriang kedah ngabendung sanghyang tikoro, ngadamel talaga pikeun lalayaran. Demi midamelna kedah anggeus sawengi, sateuacan medal balébat.
Bubuhan lalaki langit lalanang jagat, Sangkuriang henteu gimir ku pasaratan Dayang Sumbi. Sangkuriang nyanggeman,  kalayan dina wengi éta ngeprik wadia baladna, siluman nu diluluguan ku Guriang Tujuh. Kai badag pikeun bahan parahu, diala ti hiji  leuweung anu isuk jaganing géto baris katelah  Gunung Bukit Tunggul.  Rangrang, dahan,  diala ti hiji pasir nu isuk jaganing géto baris katelah Gunung Burangrang. Demi pikeun talaga, Sangkuriang ngabendung walungan Citarum.
Sangkuriang méh baé ngaréngsékeun padamelanana. Tangtos baé Dayangsumbi neneda ka Sang Hyang Tunggal sangkan mugagkeun padamelan Sangkuriang. Iwal ti neneda ka Hyang Tunggal, Dayang Sumbi ogé nyiar tarékah sanés. Dayang Sumbi ngabébérkeun cindé wulung, anu ngalantarankeun hayam kongkorongok. Cindé wulung katingalna siga balébat.
Barang ngareungeu sora kongkorongok, siluman-siluman pahibut ngejat ninggalkeun hanca pagawéanana, margi sieun ku cahya pajar. Amarah Sangkuriang muncak, parahu ditajong satakerna. Bluk, nangkub, ngajénggélék jadi Gunung Tangkubanparahu. Demi walungan Citarum anu tos kadung dibendung, ahirna jadi Talaga Bandung.***